Kampung Ramadan, Tempat Ngabuburit sambil Berburu Kuliner

TUNGGU: Pembeli mengantre membeli takjil di Kampung Ramadan Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus. (LUTHFI MAJID / JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Kampung Ramadan di Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus bisa menjadi tempat andalan untuk ngabuburit sembari berburu kuliner. Aneka jenis makanan tersedia di sepanjang jalan di desa tersebut.

Ketua Panitia Kampung Ramadan, Haris Setiawan menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengangkat perekonomian masyarakat sekitar. Khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berada di Desa Kuryokalangan.

“Kami menyediakan sekitar 25 stand. Kebanyakan pedagangnya memang dari Desa Kuryokalangan sendiri. Tapi, kalau ada pedagang dari luar desa boleh,” ucap Haris, belum lama ini.

Dirinya menyebut, para pedagang dari Desa Kuryokalangan setiap harinya membayar Rp 3 ribu untuk penyewaan stand. Sedangkan pedagang dari luar desa, selama 25 hari membayar sejumlah Rp 100 ribu.

RAMAI: Terlihat warga beramai-ramai berburu takjil di Kampung Ramadan Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus.

Menurutnya, para pedagang sangat terbantu dengan Kampung Ramadan. Selain itu, para pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai hiburan yang telah disediakan oleh panitia.

“Respon pedagang dan masyarakat sangat senang. Karena selain bisa jalan-jalan sore, untuk ngabuburit bisa menikmati suguhan penampilan rebana, akustik, dan lomba photobooth,” imbuhnya.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga magrib tiba. Ia juga menilai bahwa masyarakat sangat antusias berdatangan.

“Ada kampung Ramadan di desa sendiri, jadi rame desanya. Terus, bisa ngabuburit setiap sore, jadi enggak perlu jauh-jauh ngabuburit di tempat lain,” paparnya.

Kegiatan tersebut sudah berlangsung sejak hari pertama bulan Ramadan. Diprakarsai oleh pemuda dari Karang Taruna, IPNU IPPNU, dan PS Singgo Joyo Desa Kuryokalangan. (cr7/ern)