UMKM  

Produksi Kerajinan Kekinian, Erma Incar Pasar Anak Muda

PAMERKAN: Erma saat memperlihatkan produk kerajinannya, Senin (18/4). (DOK. PRIBADI / JOGLO JATENG)

Rajut indentik dengan produk-produk untuk orang tua. Tapi dengan sedikit inovasi kerajinan rajut bisa menarik minat anak muda.

KERAJINAN yang disesuaikan dengan model kekinian cukup menarik minat anak muda. Karena itu, Erma berusaha membuat kerajinan agar produknya laku dengan sasaran anak muda sekarang. Produk kerajinan yang dibuatnya berupa tas, konektor masker, dan strap masker.

Berkat kelihaian tangannya dalam merajut, Erma terbilang sukses menciptakan produk rajut model kekinian. Sebab, rajut akrap atau indentik dengan barang-barang dipakai kalangan tua. Menurutnya, produk kerajinan yang ia buat berbeda dari yang lainnya.

“Saya memodifikasinya dengan menambahkan manik-manik dan mengunakan warna yang lebih cerah. Sehingga anak muda jaman sekarang dapat tertarik,” katanya, kemarin.

Sedangkan bahan yang ia gunakan yakni tali. Baginya, tali mudah dibentuk dan tidak mudah rusak.

“Keunikan dari tali sendiiri kan lebih mudah dibentuk dan tidak mudah rusak. Sehingga saya memilih tali. Meskipun di Pati rajut sudah banyak, tapi produk saya mempunyai ciri khas sendiri,” jelasnya.

Terkait harga kerajianan buatannya bervaritif, tergantung tingkat kesulitan pengerjaan barang. Sedangkan produknya tersebut dijual melalui media sosial.

Erma menyebut bahwa semua produk kerajinannya terbuat dari tali semua. Ia mengaku dalam waktu satu hari dirinya mampu membuat 10 hingga 15 konektor masker. Sedangkan saat membuat tas membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Tapi untuk menyelesaikan satu tas rajut waktunya cukup lama. Satu tas bisa sampai dua bulan. Karena saya masih kesulitan membuat polanya,” ucapnya. (cr7/gih)