Figur  

Prestasi Jadi Bekal Pelatih Senam Lantai

Yuliana. (DOK. PRIBADI / JOGLO JATENG)

BERKAT prestasi yang telah di raih Yuliana (24), atlet senam lantai asal Kabupaten Pati itu kini telah menjadi seorang pelatih olahraga tersebut. Adapun prestasinya telah ia torehkan mulai dari tingkat daerah hingga provinsi.

“Prestasi yang paling bergengsi atau yang paling tertinggi yang pernah saya raih selain Popda, yaitu Kejurprov tahun 2018 di Surakarta,” ungkap Yuliana, Rabu (20/4).

Baginya, olahraga senam lantai itu memerlukan keseimbangan, kekuatan, kelenturan, dan keluwesan. Meskipun demikian, hal itu tidak menghalanginya untuk mengembangkan bakat.

“Senam lantai menjadi salah satu kemampuan saya, sekaligus menjadi hobi saya juga. Jadi, saya menyadari bahwa kemampuan saya pada senam lantai,” katanya.

Gadis yang memiliki paras wajah cantik tersebut mengungkapkan, bahwa senam lantai bisa dibentuk dengan latihan yang konsisten. Yakni dengan kerja keras, ketekunan, dan kedisiplinan.

“Percuma memiliki bakat tetapi tidak kita asah dengan cara berlatih secara tekun dan di siplin, maka bakat tersebut akan sia-sia. Kita juga harus bisa mengukur kemampuan diri kita. Jadi, ketika baru berlatih sehari dua hari, sebulan dua bulan kok belum berhasil, bisa terlihat hasilnya minimal selama rentan waktu 1 tahun,” ucapnya.

Dirinya berharap, para atlet senam lantai di Kabupaten Pati mendapatkan tempat berlatih yang otonom. Sehingga tidak memakai tempat olahraga lainnya.

“Saya berkecimpung di dunia senam lantai tidak ada alasan lain, hanya karena cinta, sudah tertanam dalam hati saya. Bahkan tak pernah terbelesit dalam hati untuk meninggalkan dunia senam lantai,” katanya. (cr7/gih)