KUDUS, Joglo Jateng – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bimbingan Konseling Islam (BKI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, gelar seminar The Importance of Preventing LGBT in Student Association. Acara ini merupakan salah satu dari rangkaian Festival Islamic Counseling Festival Event (ICFE) 2022.
Ketua Panitia Festival ICFE Fahmi Ali Romadhon mengatakan, festival tersebut digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) HMPS BKI. Dengan menggelar berbagai rangkaian acara selama tiga hari, salah satunya seminar yang diadakan pada Senin (20/6).
“Kegiatan ini merupakan rangkaian acara untuk memeriahkan HUT HMPS BKI IAIN Kudus. Yakni dengan mengadakan festival selama tiga hari yakni pada Senin (20/6) hingga Rabu (22/6). Salah satunya, ada seminar ini yang dihadiri sebanyak 100 lebih mahasiswa IAIN Kudus,” ucapnya.
Pihaknya menyampaikan, pemilihan tema dalam seminar dikarenakan ada sangkutpautnya dengan prodi tentang Bimbingan Konseling Islam. Bertujuan, agar dapat mengambil sedikit pembelajaran dari pembahasan tema itu.
“Ini kan baru tren marak-maraknya LGBT, maka dari itu dengan mengangkat tema itu peserta bisa membahas lebih mendalam lagi. Sehingga, agar mahasiswa juga tahu apa dan bagaimana itu LGBT,” tuturnya.
Dalam seminar tersebut, pihaknya menghadirkan beberapa narasumber. Mulai dari Psikologis Klinis RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Dyah Tjitrawati, S.PSi., M.Si, Dosen IAIN Kudus Hj. Farida Rukan, S.Psi., M.Si, dan Dosen IAIN Kudus DR. Zumrodi, M.Ag.
“Harapannya, peserta yang hadir dapat bertambah ilmunya. Sehingga mereka bisa tahu kejelasan mengenai LGBT itu apa,” terangnya.
Sementara itu, dalam rangkaian acara Festival ICFE 2022 ada juga berbagai macam lomba. Seperti futsal, Mobile Legend, Duta BKI, essay, dan desain logo HMPS BKI. Selain itu, pada puncaknya nanti ada dialog social (talkshow) and appreciate, sekaligus ada expo UMKM dari mahasiswa BKI.
“Beberapa gelaran ini kami lakukan untuk memeriahkan HUT HMPS BKI. Karena kami juga baru bangkit akibat adanya pandemi Covid-19. Selama dua tahun lalu tidak ada kegiatan sama sekali, baru kali ini melakukan kegiatan kembali,” pungkasnya. (sam/fat)










