Optimalkan Hasil Tambak, Tim P2MD HIMAMA SV UNS Beri Pelatihan Frozen Food di Desa Penggok

OLAH: Tim Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD), Himpunan Manajemen Administrasi (HIMAMA) SV HIMAMA SV Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama masyarakat Desa Penggok, Klaten dalam pelatihan frozen food pada Senin, 03/10/22. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KLATEN, Joglo Jateng- Tim Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD), Himpunan Manajemen Administrasi (HIMAMA) SV HIMAMA SV Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan pelatihan dan optimalisasi produk ikan di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Desa Ponggok dipilih sebagai lokasi aktualisasi program dikarenakan memiliki potensi yang mumpuni dalam hal wisata dan perikanan.

Berdasarkan data yang diperoleh dari laman web-nya, masayarakat di Desa Ponggok bisa memproduksi hasil budidaya ikan nila antara 20 kg hingga 40 kg per bulannya.

Dimana hasil produksi tersebut juga dipasarkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Toko BUMDes Tirta Mandiri dan lokasi wisata di Ponggok.

“Kami membuat pelatihan frozen food ikan nila bumbu kuning untuk dapat membantu mengembangkan inovasi hasil perikanan di Desa Ponggok,” ungkap salah satu anggota tim P2MD, Dewi Sita Imaniar, Senin (3/10).

Ia juga mengatakan, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal masyarakat Desa Ponggok untuk mengoptimalkan sumber daya ikan nila. Sehingga dapat dijual ke konsumen dengan bentuk yang lebih inovatif.

“Dengan memanfaatkan tambak nila yang sudah ada sehingga bisa lebih berkualitas dan lebih tahan lama produknya,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Ponggok, Ratnasari Irawati mengatakan bahwa saat ini, Desa Ponggok tengah gencar meningkatkan potensi desa.

“Adanya pelatihan ini dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat di sini,” jelas Ratnasari.

Adapun pelaksanaan program tersebut dilakukan oleh 10 orang anggota yakni Dewi Sita Imaniar, Sam Tiara Puspa, Ayu Anisa, Rahma Galuh Pangestuti, Zahrani Putri Desta Tsania, Vira Dilla Kirana, Pramudhita Restilianingrum Prayoga, Dynna Hidayah, David Moh. Herland Alamsyach, dan Ilona Larasati Usman. Serta didampingi oleh dosen Arinta Kusumawardhani. (*/mg2)