SEMARANG, Joglo Jateng – Panglima Kodam (Pangdam) IV/ Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono mengakui tugas berat prajurit untuk menjaga kepercayaan tinggi masyarakat terhadap tentara. Karena itu, TNI tak bioleh menyakiti masyarakat.
“Kita bangga dengan kepercayaan tinggi masyarakat terhadap TNI. Menjadi tugas berat bagi TNI untuk menjaga kepercayaan itu,” kata Pangdam usai peringatan HUT Ke-77 TNI di Makodam IV/ Diponegoro di Semarang, Rabu (5/10).
Ia menegaskan, prajurit TNI jangan sampai terlena dengan tingginya kepercayaan masyarakat itu. Oleh karena itu, kata dia, sebagai bagian dari rakyat, prajurit TNI jangan pernah menyakiti rakyat.
“TNI bagian dari rakyat, jangan lupakan rakyat,” tegasnya. Ia meminta TNI membantu penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh rakyat. Menurutnya, TNI yang semakin profesional dan solid juga akan semakin dicintai rakyat. “TNI berasal dari rakyat, lahir dari rakyat, untuk rakyat, dan berjuang bersama rakyat,” katanya.
Sementara berkaitan dengan tugas TNI dalam mendukung ketahanan pangan, kata dia, Kodam IV/ Diponegoro telah membantu mengolah lahan tidur di berbagai wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Lahan itu ditanami berbagai palawija. “Lahan tidur atau tidak produktif kita tanami palawija. Negara ini subur mudah untuk bercocok tanam,” ungkapnya. (ara/gih)










