PATI, Joglo Jateng – Dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022 ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati berharap supaya para santri bisa mempersatukan bangsa. Yakni dengan menciptakan kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat.
Ketua DPRD Pati Ali Badruddin mengatakan, santri punya keterlibatan besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sehingga dalam peringatan ini, ia berpesan supaya santri terus menjaga persatuan dan kesatuan negara ini.
“Dengan dilaksanakannya peringatan hari santri 2022 ini, diharapkan santri benar-benar bisa mempersatukan republik ini. Melihat sejarah masa lalu ketika santri membantu kemerdekaan republik ini memiliki andil besar,” kata Ali, akhir pekan lalu.
Menurutnya, santri bisa membuat bangsa kedepannya tetap aman dan rukun dalam perbedaan. Sebagaimana hal yang diinginkan oleh para pendirian bangsa ini. Sehingga lewat santri kerukunan dapat terjaga.
“Harapannya santri bisa membuat tentram bangsa ini. Supaya cita-cita founding father atau pendiri bangsa ini benar-benar tercapai. Yakni untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” tuturnya.
Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Pati Muntamah mengungkapkan, jasa para kiai dan santri begitu besar untuk kemerdekaan Indonesia. Sehingga tugas santri saat ini untuk menjaga persatuan di dalam perbedaan. Sebagaimana maksud dari Bhinneka Tunggal Ika.
“Se-Kabupaten Pati kan tidak muslim semua, maka dengan resolusi jihad itu bagaimana kita bisa menjaga kemerdekaan dengan kebhinekaan. Yakni bagaimana menghadapi perbedaan,” ungkapnya.
Dengan demikian, para santri perlu meningkat rasa nasionalisme dan patriotisme. Dia menyatakan bahwa santri dulu resolusi jihad melawan penjajah untuk kemerdekaan, sementara santri sekarang harus menjaga keutuhan bangsa di tengah perbedaan.
“Jasa shohibul ma’had atau kiai saat memperjuangankan kemerdekaan Indonesia sangat luar bisa. Dari pesantren ini juga muncul tokoh-tokoh bangsa ini. Maka hari santri ini sangat relevan dan penting untuk di peringati untuk meningat jasa para kiai dan santri,” tandasnya. (lut/gih)










