KUDUS, Joglo Jateng – Ratusan warga yang kurang mampu menerima santunan sosial untuk biaya pemakaman dari Pemkab. Bupati Kudus merespon hal itu dengan rencana akan menaikkan biaya sebesar 1,5 juta.
Hartopo hendak menambah jumlah besaran santunan, karena biaya pemakaman semakin naik. Diketahui nominal santunan sebelumnya sebesar satu juta rupiah.
Bupati Hartopo mengatakan, kenaikan santunan akan terealisasi tahun depan. Ia menargetkan kebijakan akan rampung paling cepat di perubahan APBD 2023. Sejumlah 167 orang telah menerima santunan pada periode September.
“Kalau memang ada sumber dananya bisa ditingkatkan menjadi satu setengah juta untuk update perkembangan,” kata Hartopo setelah menyerahkan santunan kematian di Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (28/10).
Selain itu, ia juga mengapresiasi kepada masyarakat yang saling membantu satu sama lain. Seperti memberikan biaya gali kubur kepada warga yang tidak mampu.
Sementara itu, hingga kini penganggaran APBD masih fokus pada penanganan Covid-19. Sehingga belum terdapat dana tambahan untuk Pemkab dapat merealisasikannya penambahan santunan.
“Kalau sekarang banyak yang peduli dari RT RW yg ikut membantu, terkadang ada yg tidak mampu dapat di backup oleh donatur. Hal itu bagus sekali, kadang saya lihat ada orang yang memang ga mampu mengeluarkan biaya gali kubur, sudah dibantu oleh donatur RT setempat,” ujar Hartopo. (cr3/fat)










