PEKALONGAN, Joglo Jateng – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan bersama Bank Indonesia Perwakilan Tegal, Jawa Tengah menggelar kegiatan operasi pasar Ramadhan 1444 Hijriah, Senin (27/3). Kegiatan tersebut menyediakan komoditi pangan seperti beras dan bawang merah.
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid mengatakan bahwa pada operasi pasar tersebut, masyarakat bisa membayar pembelian kebutuhan pangan dengan uang kontan maupun uang elektronik (cashless) melalui scan “Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)”. “Bagi warga yang membayar dengan menggunakan QRIS, akan mendapat minyak goreng kemasan 1 liter secara gratis dan pengembalian (cash back) sebesar Rp3 ribu,” katanya.
Tujuan kegiatan operasi pasar Ramadhan 1444 Hijriah ini juga dalam rangkaian mendukung gerakan nasional pengendalian inflasi pangan. Pemkot, mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan operasi pasar murah ini pada saat harga kebutuhan pokok mulai naik dan pembayaran melalui QRIS, serta pengembalian uang (cash back) Rp 3 ribu sekaligus mendapatkan 1 liter minyak goreng.
Dikatakan, operasi pasar ini sangat dimanfaatkan baik oleh masyarakat, sehingga mereka antusias berbelanja untuk memenuhi kebutuhan hidup selama Ramadhan dan Lebaran. “Semoga, kegiatan operasi pasar murah ini bisa menjadi keberkahan dan membawa manfaat masyarakat di bulan suci Ramadhan,” kata Afzan Arslan Djunaid.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Tegal Taufik Amrozy menjelaskan bahwa dalam operasi pasar murah ini menyediakan 300 sak atau 1,5 ton beras premium yang dikemas isi 5 kilogram. Adapun harga beras premium di pasar murah ini, kata dia, hanya Rp 52 ribu per 5 kilogram dan bawang merah Rp18 ribu per kilogram.
“Ada 104 kilogram bawang merah yang kami sediakan seharga Rp 18 ribu per kilogram dan beras premium Rp 52 ribu per 5 kilogram. Demikian juga, bagi warga yang membayar dengan QRIS akan mendapat hadiah 1 liter minyak goreng,” jelasnya. (ara/abd)










