Kelezatan Sate Kambing Cinta Rasa, Rasanya Meresap Sempurna

Sate Kambing Cinta Rasa
NIKMAT: Menu unggulan sate kambing Cinta Rasa. (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

RASA dari sate kambing di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sudah tidak diragukan lagi. Tak terkecuali sate kambing cinta rasa yang beralamat di Jalan parangtritis Km 4 bangunharjo Sewon Bantul. Kelezatannya dikarenakan tekstur daging yang lembut dan bumbu yang diberikan bisa meresap sempurna.

Pemilik warung makan sate kambing cinta rasa Poniyem mengatakan, saat menyiapkan dan memasak daging kambing di sini tidak ada resep yang khusus. Lantaran bumbu yang diberikan tidak jauh beda dari sate kambing pada umumnya.

Poniyem menuturkan, hidangan buatannya termasuk yang digemari oleh pelanggan. Pasalnya, komposisi yang pas membuat sate ini banyak pelanggan tetapnya.

“Saya merintus usaha sate kambing cinta rasa ini sejak tahun 1997 dengan resep yang diberikan oleh budhe ketika membantu berjualan sate kambing miliknya,” ujarnya saat di wawancarai Joglo Jogja, Selasa (25/4/23).

menyantap sate kambing cinta rasa
Pengunjung saat menyantap sate kambing cinta rasa di Jalan Parangtritis, Bangunharjo, Sewon Bantul, Selasa (25/4/23).

Dengan racikan yang pas membuat, menurutnya, sate kambing ini banyak pelanggan tetapnya, salah satunya dari pegawai perbankan, dan para polisi yang sedang beristirahat. Selaij itu juga dengam banyaknya menu seperti sate, tongseng daging, tongseng kepala, tongseng campur, kicik, dan masih banyak lagi.

“Untuk harga yang kita tawarakan ini cukup murah, kisaran 17 ribu sampai 25 ribu saja. Disini cukup murah dibandingkan dengan sate yang lainnya karena disini tidak mengambil untung yang banyak kepada pembeli,” ungkapnya.

Meski begitu, ia berharap semoga tempat makan yang ada bisa tambah besar dan dapat dikenal banyak orang. Lantaran nantinya banyak wisatawan yang datang ke jogja ini bisa mampir dan mencoba makanan sate cinta rasa ini.

“Untuk perharinya kita bisa menghabiskan 40 sampai 50 porsi. Dan untuk menu andalan kami ada di tongseng  kepala, dan sate klatak,” imbuhnya. (cr4/ziz)