SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kota Semarang mengharapkan para finalis Denok Kenang 2023 bisa turut memajukan sektor pariwisata di wilayah tersebut agar lebih maju dan hebat. Yakni dengan cara promosi, baik dari segi budaya hingga tempat-tempat wisata. Upaya tersebut dilakukan, agar dapat menarik wisatawan mancanegara
Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu mengukapkan, dampak positif yang didapat setelah wisatawan mancanegara tertarik berkunjung ke Semarang adalah meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Di samping itu juga memberikan multiplayer kepada masyarakat dari segi bisnis usaha.
“Kalau dapat menarik jumlah wisatawan mancanegara pasti dampak baiknya menaikkan PAD. Lalu, memberikan multiplayer kepada masyarakat yang baik. Mungkin bisa dari segi usaha kuliner, hotel, craft, dan sebagainya,” jelasnya saat ditemui Joglo Jateng di Sitroom Balai Kota Semarang, belum lama ini.
Mbak Ita – sapaan Wali Kota Semarang – berharap, para finalis yang mengikuti pemilihan Denok Kenang tahun ini, bisa menjadi anak-anak milenial yang berkarakter baik. Ia berpesan kepada para finalis agar tetap mengembangkan dirinya untuk mencari referensi dari luar Semarang, hingga luar negeri untuk pengembangan pariwisata.
Berdasarkan data yang diterima Joglo Jateng, jumlah pendaftar online sudah ada lebih dari 300 orang. Lalu, dalam tahapan registrasi, dan audisi tersaring 219 peserta yang lolos.
Kemudian, ada tahap lagi yang menyaring 30 peserta. Terdiri dari 15 denok (perempuan), dan 15 kenang (laki-laki). Mayoritas peserta yang mengikuti pemilihan ini berasal dari kalangan pelajar sekolah menengah atas (SMA) hingga mahasiswa.
Salah satu finalis, Anggar Trifiana (18) mengaku sangat antusias dengan mengikuti pemilihan denok kenang ini. Adapun, persiapan yang ia lakukan salah satunya mempelajari materi yang sudah ia catat.
“Asli deg-degan banget dan senang juga bisa terpilih, dan persiapannya itu saya akan mempelajari materi-materi kemarin yang sudah dicatat. Seperti tentang kepariwisataan, manner yang dibuat audisi besok, public speaking, dan bahasa Inggris,” kata dia. (cr7/mg4)










