KPU Rembang Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan DPS (DPSHP) Pemilu 2024
SUASANA: Suasana Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan DPS (DPSHP) Pemilu 2024, Kamis (11/5/23). (VIKKY ANDRIAN/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Rembang menggelar rapat pleno terbuka untuk menghitung rekapitulasi daftar pemilih perbaikan DPS Pemilu 2024. Rapat tersebut digelar di Aula Lantai 4 Setda Rembang, Kamis (11/5/23).

Rapat pleno terbuka yang digelar oleh KPU ini dihadiri oleh berbagai elemen. Di antaranya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan dari partai politik, seluruh ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Kepala Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Rembang, Maskutin melakukan pemaparan hasil rekapitulasi daftar pemilih perbaikan oleh ketua PPK dari 14 kecamatan. Hasil dari rekapitulasi daftar pemilih perbaikan DPS Pemilu 2024 meliputi jumlah desa yakni 294 desa, 2.201 TPS.

Semantara terdapat 499.206 pemilih aktif, 938 pemilih baru, 2.197 pemilih tidak memenuhi syarat. Serta ada 3.094 perbaikan data pemilih, dan 8.053 pemilih potensial non KTP-el.

“Jadi dari hasil rapat pleno terbuka hari ini sesuai dengan data-data tersebut. Hasil rekapitulasi daftar pemilih hasil perbaikan dinyatakan telah ditetapkan,” tutur Ketua KPU Rembang, M. Ika Iqbal Fahmi pada akhir rapat.

Sementara itu, terdapat beberapa masukan terkait hasil rapat yang disampaikan oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Rembang. Yakni saran kepada Pemerintah Kabupaten Rembang untuk lebih memfasilitasi perekaman KTP-el untuk warga. Karena terdapat lebih dari 8 ribu warga pemilih potensial dengan non KTP-el.

Selain itu, Bawaslu juga memberikan masukan kepada KPU Rembang terkait monitoring terhadap pemutakhiran data di beberapa kecamatan yang. Bagi mereka hal itu nampak belum maksimal.

Menyikapi hal itu, pihak KPU Rembang menanggapi dengan baik. KPU mengaku akan lebih giat dalam melakukan monitoring pada seluruh kecamatan di Rembang.

“Kami akan coba untuk terus lakukan monitoring di seluruh kecamatan di Kabupaten Rembang, utamanya pada beberapa kecamatan yang belum maksimal tadi,” pungkas Maskutin. (cr8/fat)