BANDUNG, Joglo Jogja – DPRD Kabupaten Sleman menggelar kunjungan kerja ke DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/7). Kunjungan kerja tersebut dalam upaya menjalin sinergitas studi komparasi terkait “Kerjasama Media Dalam Mendukung Publikasi dan Dokumentasi Kegiatan DPRD.”
Ketua DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiharta yang hadir memimpin rombongan, menyampaikan, kunjungannya kali ini tidak hanya diikuti oleh Pimpinan dan jajaran Bagian Humas dan Protokol DPRD Sleman saja. Akan tetapi juga melibatkan rekan-rekan media yang tergabung sebagai mitra DPRD Sleman, berjumlah 15 media.
“Kami hadir di sini dalam rangka meningkatkan kerjasama media untuk mendukung publikasi dan dokumentasi kegiatan DPRD. Salah satunya berupa peningkatan fasilitas pendukung dan sarana prasarana penunjang media,” terang Ketua DPRD dalam sambutannya di Auditorium DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/7).
Haris menuturkan, adapun sarana prasarana penunjang yang belum dimiliki DPRD Sleman, yaitu aplikasi JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum). Aplikasi JDHI tersebut nantinya akan menjadi bank data produk-produk hukum DPRD Sleman, yang dapat diakses dengan mudah.
“Media itu menjadi kontrol agar fungsi DPRD lebih baik, dan agar informasi yang kawan-kawan (media) dapatkan dapat dikomunikasikan dengan baik melalui teknologi. Salah satu yang perlu kita adopsi dan belum kita miliki, yakni aplikasi JDIH. Mudah-mudahan aplikasi JDIH bisa dianggarkan tahun depan,” jelas Ketua DPRD Sleman dari PDI-P itu.
Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan DPRD Kota Bandung Eka Taofik Hidayat mengungkapkan, pihaknya telah melakukan inovasi melalui pemanfaatan media sosial sejak 2019 lalu. Sebelumnya DPRD Kota Bandung belum memiliki akun sosmed seperti Instagram, Twitter, dan website.
“Kami membangun media sosial, kita buat Instagram, alhamdulillah sudah tiga tahun dan sudah centang biru,” katanya.
Lanjutnya, DPRD Kota Bandung juga membuat aplikasi JDIH. Aplikasi tersebut baru dibuatnya di 2021. Tiap tahunnya aplikasi tersebut dilombakan. Selain website, sosmed dan aplikasi JDIH, DPRD Kota Bandung juga memiliki podcast.
“Podcast kami sudah terjadwal, dan tiap bulan minimal harus tayang satu podcast. Baik itu dilakukan di sekitar Kantor DPRD ataupun di ruang publik,” imbuhnya. (all)










