Sambut HUT RI, RW 03 Kelurahan Gajahmungkur Gelar Lomba Memasak Nasi Goreng Khas Mbak Ita

nasi goreng khas Mbak Ita dalam lomba tingkat kelurahan
MAKSIMAL: Ibu-ibu warga RW 03 Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang tengah memasak nasi goreng khas Mbak Ita dalam lomba tingkat kelurahan, Rabu (19/7). (AQIDA MILADIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota Semarang mengadakan lomba memasak nasi goreng khas Mbak Ita (sapaan akrab Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu).

Pada Rabu (19/7), RW 03 Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang menyelenggarakan lomba memasak nasi goreng yang diikuti oleh 11 Rukun Tetangga (RT). Setiap RT mengirimkan paling sedikit 3 perwakilan. Peserta lomba adalah ibu-ibu warga RW 03.

“Lomba ini baru pertama kali dilaksanakan untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Nantinya akan naik mewakili RW ke tingkat kelurahan dan nantinya akan dikirim ke tingkat kota,” kata Ketua RW 3, Budi.

Ikut hadir dalam perlombaan tersebut, mahasiswa KKN MIT-16 UIN Walisongo posko 21 turut menjadi juri dalam menilai rasa, penyajian, dan kekompakan kelompok masak. Dalam perlombaan ini, RT 01 berhasil meraih juara satu yang nantinya akan berlomba kembali di tingkat kelurahan.

Nasi goreng khas Mbak Ita
TERSAJI: Nasi goreng khas Mbak Ita yang dibuat oleh salah satu peserta.

“Dengan adanya lomba memasak tersebut, diharapkan mampu mempererat solidaritas warga untuk saling bergotong royong di segala situasi,” ujar mahasiswa KKN MIT-16 UIN Walisongo posko 2, Kharisma Sheilla.

Lomba yang diselenggarakan di balai RT 07 ini, kata Kharisma, berlangsung meriah. Tak hanya peserta lomba yang membuat suasana lomba menjadi meriah, pendukung masing-masing RT juga turut meramaikan perlombaan dengan menampilkan yel-yel masing-masing RT. (*/mg4)