BANTUL, Joglo Jogja – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) di Kampus IV UAD sejak Senin (14/8) lalu. Pelatihan ini bekerja sama dengan Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK).
Dalam gelaran tersebut tersaji berbagai pelatihan, yang mencakup pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) pada 14-15 Agustus lalu. Serta pelatihan Vocational School Graduate Academy (VSGA) pada 14-16 Agustus dan sertifikasi peserta VSGA pada 18-19 Agustus.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto mengungkapkan, acara ini berhasil menghimpun partisipasi dari berbagai lulusan SMK, mahasiswa dan alumni. Dengan jumlah peserta mencapai 100 orang kategori DEA dan 150 orang VSGA.
“Program DTS ini bukanlah satu-satunya, akan terus berkembang dengan berbagai program lainnya di masa mendatang. Ini sangat relevan mengingat kemajuan pesat teknologi digital memberikan dampak besar, terhadap berbagai aspek kehidupan, terutama di pendidikan,” ungkapnya.
Dengan adanya kerjasama tersebut, diharapkan dapat memperkuat posisi UAD. Yakni dalam menjalankan berbagai inisiatif pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah dan Aisyiyah.
“Jadi, inti dari keseluruhan acara ini mencerminkan semangat kolaborasi antara lembaga pendidikan dan industri. Dalam menghadapi perubahan dan tantangan era digital sekarang ini,” imbuhnya.
Senada, Kepala BPPTIK, Dr. Nusirwan menyampaikan, pelatihan ini dapat dilihat sebagai peluang yang sangat baik bagi mahasiswa dan para pelaku usaha. Agar dapat memanfaatkan potensi informasi digital, sebagai alat peningkat daya saing.
“Kami berharap, seluruh peserta dapat meraih manfaat optimal dari tren digitalisasi melalui pelatihan ini. Karena, semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini menawarkan peluang besar untuk inovasi dan pengembangan bisnis,” pungkasnya.(cr11/sam)










