BANTUL, Joglo Jogja – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan student mobility ke dua negara tetangga, yakni Thailand dan Malaysia. Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) ditugaskan mempresentasikan jurnal yang telah disusun sebelumnya.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari sejak Senin (21/8) lalu ini, bertempat di Fakultas Pendidikan University Malaya Malaysia. Untuk menjalin silaturahmi atau kolaborasi dan sharing terkait publikasi pembelajaran.
Wakil Kaprodi MPAI UAD, Dr. Mhd Lailan Arqom menyebutkan, kegiatan ini rutin dilakukan prodi untuk menjalin kerja sama. Dalam bidang akademik dengan kampus negara tetangga.
“Selain itu, melalui program ini diharapkan dapat menambah pengalaman mahasiswa dalam international conference. Baik dalam hal penelitian bersama, maupun pengabdian terhadap masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa UAD, Adi Bayu Nugroho sekaligus Direktur PT. Birrul Walidain Wisata menyampaikan, mahasiswa MPAI dari UAD melakukan presentasi yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi artikel jurnal. Dengan didampingi secara langsung oleh dosen University Malaya.
“Kemudian setelah presentasi tersebut selesai, dosen University Malaya Malaysia memilih tiga presentator terbaik. Agar diberikan kesempatan submit artikel jurnal ke salah satu jurnal milik University Malaya Malaysia,” ujarnya.
Tidak hanya itu, mahasiswa MPAI UAD melanjutkan perjalanan mereka ke Fakultas Studi dan Hukum Islam dari Fatoni University Thailand. Sama seperti hari sebelumnya, mereka melakukan kolaborasi dan silaturahmi akademik.
“Harapannya agar dosen Fatoni University Thailand dapat menjadi salah satu dosen penguji dari tugas akhir berupa thesis kami. Saya sendiri telah mempresentasikan paper yang berjudul Islamic Religious Education in Indonesia: Challenges and Opportunities in the Context of Multiculturalism. Yang rencananya akan terbit menjadi book chapter,” pungkasnya.(cr11/sam)










