Manfaatkan Tanaman Hijau di Lingkungan Kantor Pemerintahan

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu
Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu. (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memanfaatkan tanaman hijau untuk ditanam di lingkungan kantor, baik di kantor dinas hingga kelurahan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak buruk polusi udara di lingkup kantor kepemerintahan.

Ia menyebarkan informasi terkait beberapa jenis tanaman yang bisa menyerap udara kotor. Mulai dari, tanaman lidah mertua, palem kuning, sri rejeki, krisan, pakis boston, palem jari, lemon button fern, sri gading, sansivera, dan lain sebagainya.

“Kalau jenis sansinvera banyak di gurun gak perlu air banyak dan mudah dirawat. Sehingga menjadi salah cegah polusi udara di kantor,” ucap Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu saat ditemui Joglo Jateng, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Bawaslu Jateng Petakan Kerawanan Coklit Pemilih

Selain itu, kata dia, ada juga tugas berat yang harus dikerjakan selain memberikan edukasi merawat tanaman hijau di lingkup pemerintah. Salah satunya terkait realisasi urban farming yang telah diterapkan di setiap instansi pendidikan Kota Semarang.

“Ketika saya bertemu dengan anak-anak sekolah tidak ada yang mau jadi petani. Nah ini yang menjadi tugas berat kami dengan adanya P5 kita harus selalu mengajarkan mereka menjadi pelaku usaha pertanian,” pungkasnya. (cr7/mg4)