SEMARANG, Joglo Jateng – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Rumah Sahabat Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) berkomitmen mewujudkan generasi muda yang bebas narkoba dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Program Pengembangan Kapasitas Ormawa (PPKO) dengan diselenggarakannya ‘Kampus Bunda’ yang diberikan kepada warga di Kelurahan Sekayu.
Ketua Tim PPKO Rumah Sahabat, Yulian Zhafirah Aji Saputri menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan para ibu untuk diberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi anak dan remaja. Dengan begitu, peran orang tua dalam melakukan pengawasan anaknya bisa dimaksimalkan.
“Di program ‘Kampus Bunda’, kami reach out orang tuanya dulu, utamanya para ibu. Kalau orang tua sudah mendapat pandangan yang kami harapkan, maka akan mampu mengatasi permasalahan itu,” jelasnya, Selasa (3/10/23).
Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi angkatan 2022 itu juga menyebutkan alasan dilaksanakannya kegiatan itu di Kelurahan Sekayu. Yakni karena disana terdapat kasus yang cukup mengkhawatirkan. Di antaranya 5 kasus penggunaan narkoba dan 3 kasus kehamilan tidak diinginkan pada tahun lalu.
“Kami mendapat data tersebut dari survei yang dilakukan Fakultas Kesehatan Udinus. Hal ini cukup memprihatinkan. Itulah yang mendasari kami menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan program kami. Apalagi, Sekayu itu kan dekat dengan Udinus,” jelasnya.
Diikuti oleh 50 ibu di Kelurahan Sekayu, UKM Rumah Sahabat memberikan edukasi tentang kesehatan seperti kenapzaan, HIV/AIDS, dan kesehatan reproduksi. Tidak hanya itu, mahasiswa juga memberikan pelatihan life skill.
Sebelumnya, pada 29 September 2023, UKM Rumah Sahabat telah melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) kerja sama dengan Desa Sekayu. Dari civitas akademika, penandatanganan diwakili oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Rindra Yusianto.
“Melalui kegiatan ini, adik-adik mahasiswa tidak hanya berkegiatan di kampus saja. Namun, ilmu yang sudah didapatkan di kampus, bisa diimplementasikan langsung di masyarakat,” tuturnya.
Mewakili warga kelurahan, Dwi Ratna Nugraini, selaku sekretaris kelurahan berterima kasih atas program yang diinisiasi para mahasiswa. Menurutnya, dengan ‘Kampus Bunda’, para ibu bisa mendapatkan pengetahuan baru.
“Semoga ilmu yang diberikan adik-adik mahasiswa Udinus bisa diterapkan dan kita saling belajar di sini,” ungkapnya.
Sebagai informsi, dalam kegiatan penandatanganan MoU itu, juga dilaksanakan pameran produk usaha mikro kecil menengah (UMKM). Yakni dengan melibatkan masyarakat yang memiliki UMKM. (luk/mg4)










