PEMALANG, Joglo Jateng – Beberapa perusahaan Garmen di Pemalang tengah mengalami cobaan yang besar. Sebab mereka harus mengeluarkan sejumlah pekerja, bahkan terpaksa tutup karena tak mampu membayar operasionalnya. Dinas Ketenagakerjaan Pemalang menilai, gejolak itu dirasakan karena adanya pengaruh dari iklim ekonomi luar negeri di tahun ini.
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial, Syarat Kerja dan Jaminan Sosial (Hubinsyakel dan Jamsos) Titik Widiastuti menjelaskan ketidakstabilan industri Garmen saat ini merupakan efek dari gejolak ekonomi, politik, bahkan konflik di luar negeri. Di mana sebagian besar bahan produksi harus diimpor, namun tidak dapat masuk ke dalam negeri karena gejolak tersebut.
“Kalau dibilang sekarang industri Garmen semakin lesu, karena efek dari gejolak di luar negeri. Bagaimana tidak, bahan baku semua dari luar. Di sini merakit tapi tidak ada barangnya, jadi tidak bisa produksi maksimal, yang harusnya bisa sekarang malah tidak bisa,” ucapnya.
Ia menuturkan bahwa gejolak itu langsung berpengaruh pada pemberhentian pekerja di beberapa pabrik, yang dilakukan untuk meminimalisir biaya produksi saat jumlah produksi menurun. Di sisi lain, pihaknya tidak mampu berbuat banyak, karena ini bagian dari kebijakan perusahaan agar tetap bisa memproduksi walaupun harus mengurangi pekerja.
Lebih lanjut, menurunkan kestabilan industri Garmen membuat para investor beralih ke beberapa alternatif industri lainnya. Salah satunya adalah industri pabrik sepatu yang mulai berdatangan ke Kabupaten Pemalang. Industri tersebut saat ini tengah melakukan proses perizinan tempat serta hal lainnya untuk membangun pabrik di Pemalang.
“Walaupun industri Garmen itu mulai surut peminatnya dari para investor, tapi ada lahan lain yang mereka minati yaitu industri sepatu. Kita sudah menerima beberapa delegasi perusahaan untuk berbincang tentang iklim pekerja di Pemalang. Alhamdulillah mereka menyambut baik dan kita arahkan untuk membangun pabrik di wilayah selatan, agar ketersebarannya merata tidak di wilayah kota atau utara saja,” jelasnya. (fan/abd)










