KUDUS, Joglo Jateng – Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus telah menyiapkan kamar khusus bagi para Calon Legislatif (Caleg) yang stres akibat kalah di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Hal itu dilakukan karena pada Pemilu 2019 sebelumnya, telah merawat lima pasien akibat gagal menjadi anggota legislatif.
Wakil Direktur Pelayanan RSI Sunan Kudus, Wawan Eko Darmawan mengatakan, menelisik pada 5 tahun lalu, pihaknya memiliki pasien yang memiliki gangguan psikologi atau perlu pendampingan secara kejiwaan. Maka dalam pemilu kali ini, rumah sakit yang terletak di Desa Garung Lor itu menyediakan kembali untuk tempat perawatan caleg stres.
“Tahun ini dalam rangka pilpres, kita menyediakan fasilitas perawatan apabila nanti ada caleg yang gagal terus stress atau perlu perawatan secara psikologi. Termasuk rawat inap,” ungkapnya kepada Joglo Jateng, Selasa (5/12/23).
Wawan menjelaskan, kamar yang dipersiapkan untuk para caleg stres nantinya sebanyak sepuluh kasur. Apabila diperlukan lebih, maka pihaknya bisa menambahkan lebih dari 15 bed. Sedangkan untuk fasilitas yang dipersiapkan, sebuah ruang ketenangan dan ruang kenyamanan. Kemudian dilengkapi dengan sofa penunggu.
“Ada pula ruangan yang ber AC dan sarpras penunjang lainnya. Kita juga mempunyai dokter psikiater yang merawat kejiwaan dan dokter spesialis psikologi,” bebernya.
Menelisik pada Pemilu 2019 sebelumnya, RSI Sunan Kudus telah merawat 4-5 pasien. Untuk tahun ini, ditingkatkan lagi mencapai sepuluh kamar. Tetapi, ia berhara jangan sampai terjadi kembali caleg yang stres. Untuk total dokter spesialis jiwa itu satu. Lalu, dokter psikiater dua.
“Semoga tahun ini jangan sampai hal itu terjadi kembali. 5 tahun lalu mereka dirawat 7-10 hari. Tapi saat sembuh tentunya harus kontrol jalan. Kontrol itu tergantung diagnosa dan beratnya gangguan,” tukasnya.
Menurutnya keluhan paling banyak yang dialami yaitu, pikirannya kosong. Tidak bisa berpikir kedepan seperti apa, bahkan lebih banyak diam. Nafsu makan hilang. Diberi makan apapun menolak. (cr12/fat)










