Kudus  

Harlah ke 101, PCNU Kudus Launching Buku Praksis Moderasi Beragama

SERAHKAN: Ketua Lapkesdam NU Kudus secara simbolis menyerahkan buku berjudul 'Praksis Moderasi Beragama Lintas Budaya' kepada Rektor IAIN Kudus, belum lama ini. (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus meluncurkan buku berjudul ‘Praksis Moderasi Beragama Lintas Budaya’ pada Selasa, (31/01/2024). Kegiatan ini  ini menjadi bagian dari rangkaian Harlah Ke-101 NU Kabupaten Kudus

Sekretaris PCNU Kudus, Kisbiyanto, menyebutkan, pembuatan buku ini merupakan upaya membangkitkan kembali budaya literasi di kalangan NU. Sekaligus tindak lanjut dari even rutin berupa seminar dan diskusi terkait keagamaan dan sosial masyarakat.

“Buku tersebut ditulis puluhan kader NU. Dalam penerbitannya kami bekerja sama dengan Perpustakaan IAIN Kudus,” ujar Wakil Rektor III IAIN Kudus kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  GP Ansor Kudus Dukung Pj Bupati Wujudkan Good Governance dan Good Goverment

Pihaknya menjelaskan, buku moderasi beragama tersebut berisikan praktik moderasi beragama. Yang merupakan sebagai bagian dari visi NU.

“Seperti yang kita tahu. Nilai moderat atau yang sering disebut moderasi beragama merupakan visi NU. Artinya berada di tengah-tengah tidak keras dan tidak liberal.

Selain perihal keagamaan, hal-hal yang bersifat praktis. Berupa sosial kemasyarakatan, lintas budaya, pendidikan agama Islam, fenomena anak muda hingga psikologi. Meskipun penulisnya berasal dari kalangan NU. Tapi pendekatannya lintas budaya. Dan kontennya tidak hanya membicarakan ttg Kudus tetapi aspek sosial Nusantara.

Baca juga:  Camat Gebog Apresiasi Linmas dalam Persiapan Pilkada 2024

“Intinya berisi tradisi penguatan Islam di Nusantara. Khasanah ulama dari beberapa daerah seperti Aceh, Palembang, Jawa dan Kalimantan hingga Papua,” katanya.

Rektor IAIN Kudus, Prof Abdurrohman Kasdi, menjelaskan, buku ini merupakan ide awal dari Ketua Lakpesdam NU Kudus, yaitu H Nur Said dan 30 penulis lainnya. Untuk mengumpulkan dan menerbitkan himpunan tulisan.

“Kami pihak IAIN Kudus selalu siap bersinergi dan melakukan kerjasama dengan kelembagaan NU dan seluruh badan otonom. Lebih lagi harapannya ada transformasi IAIN Kudus kepada UIN Sunan Kudus,” jelasnya. (cr1/fat)