Dirjen Dukcapil Apresiasi Layanan Kependudukan di Yogyakarta

BERSAMA: Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi (tengah), Pj Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo (kanan) saat berkunjung di kantor Disdukcapil Kota Yogyakarta belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Dirjen Kependudukan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Tegar Setyabudi mengapresiasi layanan kependudukan yang ada di Kota Yogyakarta dengan kemudahan yang diberikan dengan aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Dengan adanya inovasi itu, daerah lain diminta untuk bisa mencontoh hal tersebut, dalam rangka meningkatkan kepuasan masyarakatnya.

“Pelayanan kependudukan di Kota Yogyakarta sudah sangat baik. Apalagi masyarakat tak perlu datang ke kantor Disdukcapil, karena bisa mengurus kependudukan lewat aplikasi JSS,” ungkap Tegar Setyabudi di Kantor Disdukcapil Kota Yogyakarta, belum lama ini.

Dikatakan bahwa pelayanan seperti ini yang memang harus dilakukan oleh Kantor Dukcapil di seluruh Indonesia. “Harus terus melakukan inovasi dengan berbagai cara, agar layanan yang diberikan dapat menjadi kepuasan bagi masyarakatnya,” bebernya.

Baca juga:  Wabup Bantul Ajak Kalurahan Perkuat Sinergitas

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo menambahkan, Pemkot Yogyakarta selalu berusaha mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan melalui aplikasi unggulan JSS. “Sejak 2021, permohonan layanan perekaman dan pencetakan KTP dan kartu identitas anak (KIA) masyarakat Kota Yogyakarta sudah sepenuhnya dialihkan melalui aplikasi JSS,” imbuhnya.

Dengan adanya inovasi itu, masyarakat cukup membuka aplikasi JSS, mengisi formulir di dalam aplikasi, dan mengunggah dokumen pendukung yang dibutuhkan, untuk memperoleh layanan perekaman dan pencetakan KTP dan KIA. Setelah proses tersebut selesai warga akan diarahkan untuk menuju Mal Pelayanan Publik (MPP) yang ada di kompleks Balai Kota Yogyakarta untuk mengakses layanan sesuai permohonan yang diajukan.

Baca juga:  Incumbent Wajib Cuti saat Kampanye

“Permohonan layanan melalui aplikasi JSS tidak hanya ditujukan untuk perekaman baru, tetapi juga bisa dilakukan untuk pencetakan ulang KTP elektronik karena rusak atau hilang,” tambahnya.

Singgih juga meminta kepada karyawan Dinas Dukcapil agar terus meng-update layanan-layanan unggulan yang dimilikinya di media sosial. “Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui semua layanan kita, karena dengan itu juga akan berimbas pada masyarakat yang tertib administrasi kependudukan,” pungkasnya.

Saat ini, Pemkot Yogyakarta telah memiliki Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang dapat diakses di MPP, dan beberapa kantor Kemantren. Dengan mesin ADM ini, masyarakat dapat mencetak sendiri dokumen administrasi kependudukan dan catatan sipil, mulai dari KTP elektronik, KIA, KK, Akta Kelahiran dan Akta Kematian, tanpa perlu mengantre. (riz/abd)