Kudus  

Produksi Jenang Mubarok Kudus Naik 3 Kali Lipat, Karyawan Ditambah 100 Orang

BANYAK PILIHAN: Pelanggan saat memilih varian jenang sebagai kudapan Hari Raya. (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

PRODUKSI oleh-oleh khas Kudus, jenang menjadi salah satu kudapan yang selalu laris manis jelang Lebaran. Bulan Ramadan ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha jenang ketan di Kabupaten Kudus. Sebab, produksinya bisa meningkat hingga tiga kali lipat, sehingga pengusaha harus menambah jumlah karyawan.

“Selama ini di produksi itu ada 150 pekerja. Namun, jelang Ramadan dan Lebaran tahun ini kita menambah pekerja sebanyak 100 orang,” kata Marketing Manager PT Mubarok Food Cipta Delicia, Muhammad Kirom, belum lama ini.

Selamat Idulfitri 2024

Sebanyak 100 pekerja tambahan tersebut dikontrak dengan masa kerja tiga bulan. Mereka ditempatkan di bagian pengirisan, pengolahan, serta di showroom penjualan.

Baca juga:  Kukuhkan Simantik dan Duta Siaga DBD Perwakilan dari 9 Sekolah & 5 Perguruan Tinggi di Kudus

“Hal ini dilakukan agar layanan permintaan jenang tetap kondusif. Sehingga tidak kewalahan. Sebab biasanya produksi jenang Mubarak sebanyak 2 ton sehari. Selama Ramadan meningkat jadi 6 ton sehari,” ungkap Kirom.

Ia membeberkan, setiap momen Lebaran banyak orang yang mudik ingin merasakan jenang. Selain itu, mereka juga membeli untuk digunakan sebagai oleh-oleh ketika pulang ke kota asal.

“Puncak permintaan jenang Mubarok biasanya ketika H-10 lebaran dan H+ setelah Hari Raya Idulfitri,” bebernya.

Nantinya, lanjut Kirom, mulai sore H+1 hingga H+2 lebaran akan ada 15 pedagang musiman yang berjualan di depan Jenang Mubarok Food.
Mereka akan menjajakkan jenang dengan berbagai varian ataupun oleh-oleh lainnya.

Baca juga:  Pangkalan Terapkan Harga LPG Subsidi dibawah Rp 20 Ribu

“Kami memberi kesempatan warga sekitar menjual jenang jenang di area parkir toko selama Lebaran. Tradisi tahunan ini digelar selama tiga hari saat toko tutup,” imbuhnya. (cr1/adf)