PENGUSAHA kue kering di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Izzatun Ni’mah ketiban berkah pada bulan Ramadan kali ini. Kue buatannya sukses menarik minat pelanggan untuk memesannya. Orderan yang datang mencapai kenaikan dua kali lipat dari hari biasanya.
Ia menjelaskan awal mula membuka usaha kue kering berangkat dari hobinya yang senang membuat kue. Ia mengaku, dirinya hanya iseng membuat untuk konsumsi pribadi serta sebagai suguhan saat lebaran Idul Fitri.
Namun kemudian, ia mempunya ide untuk menjual hasil produksinya. Alhasil ia mendapat respon positif dari para pembeli. Hingga akhirnya, pada 2017 memutuskan untuk memilih jalur bisnis usaha kue kering saat bulan Ramadan.
“Alhamdulillah, saya dengan suami mengembangkan usaha ini. Kami juga menamai produknya dengan Izza Cake and Cookies,” jelas Izzatun, belum lama ini.
Produk jualannya pun menggunakan bahan berkualitas baik. Sebab, menurutnya kualitas pada produk amat penting diperhatikan jika ingin disenangi oleh pembeli. Wajar, apabila produknya mematok dengan harga jual tinggi sebab menyesuaikan pada kualitas.
“Kami menjual satu toples kue kering dengan harga Rp 40 ribu sampai 65 ribu. Harga ini terbilang standar, ada yang murah dan yang mahal. Sesuai dengan kue nya masing-masing,” ungkap Izzatun.
Ia menyebut, Ia juga telah memiliki 11 varian kue kering. Namun, yang paling banyak diminati yaitu varian Brownies Cookies.
Dalam penjualan, pihaknya menggunakan media sosial. Baik Shoopee, WhatsApp, Instagram, maupun Facebook. Ia juga telah memiliki empat reseller yang menjangkau sampai ke luar kota.
“Para reseller boleh untuk menjual produk dari saya dengan harga sesuai keinginan mereka,” pungkas Izzatun. (ara/adf)










