BANTUL, Joglo Jogja – Tiga bakal calon (bacalon) bupati dan lima bacalon wakil bupati Pilkada 2024 mendaftarkan diri di Partai Golkar Bantul. Masing-masing Bacalon ini terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha, mantan lurah, pj bupati, hingga bupati aktif.
Sekretaris tim penjaringan bacalon Pilkada Partai Golkar Bantul Widodo menyampaikan, sejak dibuka pendaftaran bacalon pada 22 April dan berakhir pada 24 April, setidaknya ada delapan orang yang mendaftarkan diri. Delapan orang itu terdiri dari tiga bacalon bupati dan lima bacalon wakil bupati.
“Bacalon bupatinya yaitu Untoro Hariadi, Agus Santoso, dan Bupati Bantul sekarang, Abdul Halim Muslih. Lalu untuk wakil bupati yakni Amin Purnomo, Bejo WTP, Ali Rasyid, Ahmad Badawi, dan Mujiyat,” ungkapnya, Rabu (24/4/24).
Menurutnya, ketiga bacalon bupati tersebut berasal dari beragam latar belakang. Abdul Halim Muslih adalah Bupati Bantul saat ini yang sekaligus juga selaku ketua DPC PKB Bantul. Kemudian Untoro Hariadi sebagai akademisi, sedangkan Agus Santoso merupakan pengurus atau kontraktor.
“Untuk wakil bupatinya juga beragam lagi. Amin Pornomo sebagai advokat, Bejo lurah dan mantan anggota polisi, Ali Rasyid pengusaha konsultan, Ahmad Badawi mantan anggota dewan dari Nasdem, dan Mujiyat pernah menjadi pj bupati daerah Kalimantan Selatan,” imbuhnya.
Widodo menambahkan, bacalon yang telah mendaftar ini kemudian akan diserahkan kepada DPD Golkar DIY. Sementara itu, lebih lanjut pihak DPD Golkar DIY-lah yang akan menyerahkan nama-nama itu kepada DPP Golkar untuk masuk ke tahap lanjutan yaitu survei elektabilitas.
“Jumat (26/4) sore kami akan rapat di DPD Golkar DIY yang melibatkan semua kabupaten/kota di DIY. Kemudian di situ kita laporkan hasil penjaringan yang telah kami lakukan. DPD Golkar DIY nanti yang akan melaporkannya ke DPP Golkar,” pungkasnya. (nik/abd)










