SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang melantik 177 panitia pengawas pemilu kelurahan untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024. Pelantikan ini berlangsung serentak di 16 kecamatan oleh masing-masing panitia pengawas pemilu (panwaslu) kecamatan, dan dihadiri camat setempat. Kemudian unsur Forkopimcam lainnya, serta tim supervisi dari Bawaslu Kota Semarang.
Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman menyampaikan, setelah dilantik, panwaslu kelurahan harus memiliki jiwa berani dan tegas. Yakni untuk mencegah, mengawasi, dan menindak setiap tindakan politik uang yang masih terjadi. Termasuk menjaga netralitas ASN, TNI, POLRI; serta menangani penyebaran hoax, politisasi SARA, hingga kampanye hitam.
“Saya berharap Ibu Bapak Panwaslu Kelurahan yang telah terlantik segera beradaptasi dengan sistem kerja yang ada. Cepat menyesuaikan diri dan memedomani segala peraturan, mulai dari UU Pemilihan, Perbawaslu, PKPU, petunjuk teknis, dan segala regulasi lainnya,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Joglo Jateng, Senin (3/6/24).
Menurutnya, penguasaan materi terhadap ragam regulasi penting dimiliki. Hal itu sebagai bekal mengawasi manakala ada dugaan pelanggaran selama masa tahapan pilkada 2024. Setelah dilantik, panwaslu kelurahan diberi pembekalan mengenai tugas dan fungsinya dalam menjalankan tugas pengawasan.
“Panwaslu kecamatan yang bertugas melantik serta memberi pembekalan, sangat antusias dalam mengarahkan jajaran pengawas kelurahan untuk meningkatkan kapasitas mereka,” demikian kata Arief. (int/adf)










