KUDUS, Joglo Jateng – Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, tahun ini kembali menggelar expo pada 18-20 Juli, dalam rangka Haul Mbah Surgi Murang Djoyo. Ada sebanyak 110 stand UMKM baik lokal dan luar desa, serta beragam pentas seni turut meramaikan gelaran tersebut.
Kepala Desa Pasuruhan Lor, Nor Badri mengatakan, expo ini menjadi ajang tahunan desa dalam rangka Haul Mbah Surgi Murang Djoyo. Ada beragam UMKM lokal yang ramai memeriahkan gelaran ini.
“Antusias masyarakat senang sekali dan ramai dengan adanya expo. Mudah-mudahan ke depannya semakin ramai dan kuliner-kuliner yang ada di pasuruhan lor ini mendapatkan warah kembali untuk meningkatkan penjualan mereka,” ujarnya.
Dalam gelaran ini, terdapat panggung hiburan yang menampilkan beragam pentas seni. Baik dari PKK RW, RA, TK, SD, MI dan puncaknya dimeriahkan dengan hiburan live musik.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM lokal, Abdul Karim mengaku, sangat senang sekali bisa berjualan dan meramaikan gelaran Pasuruhan Lor Expo. Lantaran, dapat membantu dan meningkatkan penjualannya.
“Alhamdulillah, di expo ini pesanan bisa meningkat dan penjualan bisa sampai empat kali lipat dari biasanya. Selain itu ini bisa menjadi wadah dalam memamerkan produk saya agar dikenal banyak orang,” ucap Owner Djajan Jadoel Gandos 3 Saudara itu.
Setiap harinya sendiri, dirinya menjual jajanan jadul ini di ratan sawah Desa Pasuruhan Lor dan di Jalan Sunan Kudus, tepatnya Barat Jembatan Kali Gelis, bahkan setiap Minggu pagi turut berjualan di CFD berlokasi di Gang 3 Jalan Ahmad Yani.
“Harapannya tahun depan expo ini lebih meriah dan ramai. Serta di saat banyak pembeli tidak terjadi kendala yang serius,” pungkasnya.
Sebelumnya, Desa Pasuruhan Lor juga telah menggelar Kirab Budaya pada Minggu (14/7), Khotmil Quran Minggu (21/7), serta Pengajian Umum pada Senin (22/7).(sam)










