KUDUS, Joglo Jateng – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sejati Kudus merayakan HUT ke-8 dengan rangkaian kegiatan kampanye anti-bullying dan gelar karya yang mengangkat tema kearifan lokal. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya sikap saling menghargai serta mengurangi tindakan bullying di kalangan siswa.
Kepala PKBM Sejati Kudus, Anna Rita menyampaikan, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang unjuk bakat dan hasil karya siswa dari berbagai ekstrakurikuler. Seperti seni tari, seni musik, barista, English Club, futsal, dan rebana.
“Kami ingin mengenalkan kearifan lokal kepada anak-anak melalui mata pelajaran dan kegiatan seni. Kampanye ini penting agar mereka semakin peka dan menghargai satu sama lain,” ungkapnya.
Dalam rangkaian acara ini, PKBM Sejati juga mengadakan lomba poster yang diikuti oleh para siswa sebagai bentuk ekspresi mereka tentang anti-bullying. Dengan total 350 siswa reguler dan 200 siswa dari pondok, kegiatan ini diharapkan mampu membangun rasa percaya diri peserta didik. Serta menambah kepercayaan masyarakat terhadap PKBM Sejati Kudus.
“Harapan saya, PKBM Sejati Kudus semakin maju, terus berkembang, dan mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat. Saya juga ingin anak-anak menjadi lebih percaya diri,” tambahnya.
Dengan gelar karya dan kampanye ini, PKBM Sejati Kudus berharap mampu memberikan dampak positif bagi peserta didik serta lingkungan sekitar. Sehingga menjadikan mereka lebih peduli terhadap sesama dan mencintai budaya lokal. (cr3/fat)










