Wamentan Sudaryono: Pengusaha Jangan Main-main dengan Urusan Pangan Rakyat, Ancamannya Neraka!

KETERANGAN: Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI) Sudaryono saat menjawab pertanyaan dari awak media di gerai pangan murah Kantor POS Indonesia, Semarang, belum lama ini. (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

“Mulai lebaran tahun ini dan lebaran kedepan, kita upayakan sembako terjangkau. Tidak boleh naik signifikan (harga sembako). Tidak boleh ada yang menari diatas penderitaan rakyat,” tegasnya.

Di sisi lain, berdasarkan informasi yang ia dapat di media sosial, adanya temuan kemasan Minyakita di pasaran yang tidak sesuai dengan takaran. Seperti contohnya yang harusnya ditakar satu liter, namun ditemukan hanya 750 ml pada gelas takaran.

Oleh karena itu, produsen Minyakita saat ini telah disegel dan tutup. Pasalnya, di Jakarta telah ditemukan di beberapa kota lain yang juga tidak sesuai takaran. Sehingga, kasus tersebut sedang ditangani oleh aparat kepolisian.

“Kalau (benar ditemukan) takaran kurang tidak hanya (hukuman) di akhirat, namun ada juga ancaman pidana. Rakyat sudah susah, struggling dan berjuang, sudah jujur jangan sampai ada oknum,” pungkasnya. (int/gih)