Kudus  

Empat Tradisi Kupatan Siap Meriahkan Lebaran Ketupat di Kudus

SIAP: Situasi tempat tradisi Sewu Kupat di wilayah lereng Muria dan dipusatkan di area Makam Sunan Muria dan Taman Ria Colo, Minggu (6/4/25). (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Perayaan Lebaran Ketupat pada Senin (7/5), kembali digelar meriah di Kabupaten Kudus. Meskipun dua tradisi harus absen tahun ini, empat tradisi unggulan tetap siap memeriahkan momen satu minggu setelah Idulfitri 1446 H tersebut.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus memastikan persiapan sudah matang untuk pelaksanaan empat tradisi kupatan yang tersebar di berbagai kecamatan. Tradisi tersebut adalah Sewu Kupat di Desa Colo, Kecamatan Dawe. Kirab Bulusan di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo. Gebyar Kupatan dan Lomba Perahu di Desa Kesambi Kecamatan Mejobo. Serta Tradisi Sendang Jodo di Desa Purworejo, Kecamatan Bae.

Kepala Disbudpar Kudus, Mutrikah menjelaskan, tradisi Sewu Kupat akan melibatkan 18 desa yang tergabung dalam wilayah lereng Muria. Acara ini akan dipusatkan di area Makam Sunan Muria dan Taman Ria Colo, menghadirkan ribuan ketupat sebagai simbol syukur dan kebersamaan.

Sementara itu, Kirab Bulusan di Desa Hadipolo akan digelar di Punden Mbah Dudo. Dengan prosesi kirab dan ritual unik berupa pemberian makan bulus (sejenis kura-kura air tawar) yang dipercaya sebagai penjaga kawasan.