Kudus  

Arpusda Kudus Siapkan Pasar Literasi Mulai November 2026

PROGRAM: Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kudus, Mutrikah. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kudus tengah menyiapkan inovasi baru berupa Pasar Literasi. Sebuah ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas literasi, pelaku UMKM, pegiat seni, hingga masyarakat umum dalam satu kegiatan.

Program tersebut direncanakan mulai digelar pada November 2026.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kudus, Mutrikah mengatakan, konsep Pasar Literasi telah disiapkan sebagai upaya menghadirkan perpustakaan yang lebih dekat dengan masyarakat. Tidak sekadar menjadi tempat jual beli, pasar ini juga menjadi ruang berbagi ilmu, pengalaman, dan keterampilan.

“Pasar itu adalah tempat berinteraksi, tempat transaksi. Tapi transaksi di Pasar Literasi ini tidak hanya bertransaksi dengan uang, akan tetapi bisa bertransaksi dengan non-uang atau lainnya,” terangnya baru-baru ini.

Ia menjelaskan, masyarakat nantinya dapat menyaksikan berbagai hasil pelatihan dan kegiatan literasi yang telah berkembang di Kudus. Berbagai komunitas akan diberi ruang untuk memamerkan karya maupun keterampilan yang mereka miliki.

“Misalkan nanti ada pelatihan membatik, pelatihan ecoprint, perajut, kemudian yang punya produk seni, tari, teater, bahkan produk pertanian juga bisa masuk. Karena mereka mampu atau bisa itu karena dari membaca,” katanya.

Menurut Mutrikah, konsep Pasar Literasi telah rampung disusun. Lokasinya direncanakan berada di halaman depan gedung perpustakaan agar mudah diakses masyarakat sekaligus menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Selain menjadi wadah promosi produk dan kreativitas masyarakat, keberadaan Pasar Literasi juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan ke perpustakaan. Pengunjung yang datang ke pasar didorong untuk turut memanfaatkan berbagai layanan perpustakaan dan menumbuhkan budaya membaca.

Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkelanjutan. Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kudus menargetkan Pasar Literasi dapat diselenggarakan secara rutin setiap satu pekan sekali.

Yakni pada setiap hari Sabtu. Sehingga, kegiatan ini bisa menjadi ruang interaksi yang konsisten bagi komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat. (uma/fat/rds)