Demak  

‎Penanaman Mangrove Istambul, Menjaga Pesisir dan Menarik Wisatawan

Penanaman pohon mangrove di kawasan Pantai Glagah Wangi, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Upaya pelestarian lingkungan pesisir kembali digalakkan. Yang mana, melalui penanaman pohon mangrove di kawasan Pantai Glagah Wangi, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak.

‎Aksi tanam 1.500 bibit mangrove ini melibatkan berbagai pihak. Mulai dari Pemerintah Desa Tambakbulusan, Polres Demak, Forkopimcam Karangtengah, Koramil, hingga mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

‎Kepala Desa Tambakbulusan, Habibullah menyampaikan apresiasi atas kepedulian terhadap lingkungan yang diwujudkan dalam bentuk penanaman pohon bakau. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar pelestarian, namun juga mendukung keberlangsungan ekosistem dan ekonomi warga pesisir.

‎“Penanaman mangrove ini sangat bermanfaat, terutama dalam mencegah abrasi dan banjir rob. Selain sebagai pelindung pantai, tanaman ini juga menjadi habitat bagi satwa dan ikan,” ujarnya, Selasa (13/5/2024).

‎Ia menambahkan bahwa mangrove memiliki nilai ekonomis. Kayunya dapat dimanfaatkan, bahkan buahnya juga bisa diolah. Selain itu, kegiatan ini dinilai mendukung pengembangan wisata lokal.

‎“Di desa kami ada objek wisata Pantai Istana Tambak Bulusan atau Istambul yang sedang berkembang. Dengan penanaman mangrove ini, semoga pantai kami menjadi lebih asri dan menarik bagi pengunjung,” lanjutnya.