Catat! Ini Dua Masalah yang Sering Dialami Saat Daftar SPMB SD dan SMP

AKTIVITAS: Salah satu orang tua murid saat berkonsultasi kepada pihak teknis dalam pelaksanaan SPMB 2025 di Kantor Disdik Kota Semarang Jalan Dr. Wahidin No.118, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, belum lama ini. (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Ratusan wali murid dari berbagai wilayah mendatangi Posko Pengaduan di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang. Mereka datang untuk berkonsultasi mengenai masalah teknis saat mendaftarkan anak ataupun cucunya dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

Menurut pantauan Joglo Jateng, pada pukul 15.00 WIB tampak beberapa wali murid sedang menunggu antrian dari luar gedung. Selain itu, dari dalam gedung pihak operator sibuk menjelaskan kepada wali murid mengenai mekanisme SPMB tingkat SD maupun SMP.

Salah satu wali calon murid asal Kecamatan Pedurungan, Purwaningsih (72) mengaku sudah menunggu antrean sejak pukul 13.00. Ia ingin mengurus pendaftaran cucunya melalui jalur domisili.

“Cucu saya kan KK-nya di Ungaran. Terus karena di sini (Kelurahan Tlogosari, Red.) ikut saya dari TK-nya. Nah ini mau coba daftar SD di sini, tetapi harus pakai jalur domisili,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng, belum lama ini.

Sebelumnya, ia mengaku sempat datang ke SD yang diinginkan. Namun, dari pihak sekolah menyarankan dirinya untuk mengurus domisili di Kantor Disdik Semarang.

“Ya harapannya nanti bisa dapat izin untuk sekolah di dekat tempat tinggal saya,” imbuhnya.