Dalam implementasinya, program Speling didukung tujuh rumah sakit milik provinsi, Dinas Kesehatan, dan rumah sakit swasta, layanan ini hadir di balai desa, mempermudah akses tanpa biaya, cukup dengan KTP.
“Ini jelas sangat membantu karena sebelumnya banyak warga di daerah pelosok yang kesulitan untuk mendapatkan layanan kesehatan dari dokter spesialis karena jarak yang jauh dan minimnya fasilitas kesehatan,” kata Heri Londo, sapaan akrabnya.
Dia berharap program ini terus berlanjut dan diperluas karena dapat meringankan beban masyarakat yang selama ini kesulitan dalam mengakses layanan dokter spesialis keliling, terutama di wilayah pelosok desa.
Bahkan, politisi Partai Gerindra ini meyakini bahwa Speling akan menjadi program unggulan Pemprov Jateng yang bagus untuk direplikasi di provinsi-provinsi lain.
“Kami mendukung penuh langkah Pak Luthfi. DPRD siap berkolaborasi agar Speling semakin optimal, membawa manfaat lebih besar untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah,” ungkap Heri. (gih/adv)










