Kudus  

RS Sarkies Aisyiyah Kudus Terapkan Kelas Rawat Inap Standar

Tambah 35 Bed Baru

dr. Hendra Octavianto, Direktur RS Sarkies Aisyiyah Kudus. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng– Rumah Sakit Sarkies Aisyiyah Kudus kini menjadi role model bagi rumah sakit lainnya. Yakni percontohan penerapan sistem dan fasilitas Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Rumah sakit tersebut menambah kapasitas layanan rawat inap dengan membuka kamar baru di lantai tujuh. Sebanyak 32 kamar dengan total 35 tempat tidur telah disiapkan untuk menunjang kebutuhan pasien yang menginginkan kenyamanan lebih. Kamar-kamar tersebut dikonsep seperti kelas premium, dengan fasilitas setara VIP namun tetap terjangkau oleh masyarakat.

Direktur RS Sarkies Aisyiyah Kudus, dr. Hendra Octavianto menjelaskan, penambahan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memberikan pilihan layanan kepada pasien tanpa mengurangi prinsip kesetaraan.

“Di lantai tujuh kita baru menambah kamar sebanyak 32 dengan total 35 tempat tidur. Karena satu kamar satu tempat tidur, kita membuat kelas ini seperti kelas premium,” jelasnya qbaru-baru ini.

Menurutnya, kehadiran kelas premium ini bertujuan untuk memberikan variasi layanan bagi pasien. Terutama di tengah fokus nasional terhadap akreditasi rumah sakit melalui program Kredensial Rumah Sakit Indonesia Sehat (KRIS), yang mengupayakan standarisasi kamar rawat inap di seluruh Indonesia.