Untuk mengejar target, Unit Pelaksana Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Kendal akan menggencarkan berbagai strategi. Mulai dari sosialisasi langsung ke warga, operasi gabungan dengan aparat penegak hukum hingga program Gadis Pantura (Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat). Bahkan, akan dilakukan pendekatan berbasis lingkungan melalui peran aktif RT/RW dalam menyampaikan informasi kewajiban pajak kepada warga.
Yunianto menambahkan, setelah Operasi Patuh Candi berakhir, razia akan tetap dilanjutkan. Kali ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan mengambil peran dengan dukungan dari Samsat Kendal.
“Langkah ini bukan semata-mata untuk mengejar target pendapatan, tetapi juga demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan budaya taat pajak di masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M. Heru Ardiantoro mencatat adanya tren penurunan jumlah pelanggaran selama pelaksanaan Operasi Patuh Candi.
“Sampai saat ini, angka pelanggaran terlihat menurun. Tetapi saya ingatkan, keselamatan berkendara harus jadi prioritas. Perhatikan kelengkapan kendaraan dan patuhi aturan lalu lintas,” pesannya. (ags/adf)










