Diyar berharap, Jambore Pangon ini mampu mendorong serta meningkatkan kembali, kualitas dan produktivitas ternak di Kabupaten Jepara.
“Sinergitas peternak, komunitas dan pemerintah adalah kunci keberhasilan atas tujuan yang akan dicapai bersama, dan Jepara punya keunggulan di situ,” tambahnya.
Ia juga menuturkan, adanya kegiatan ini, komunikasi dan pendampingan yang dilakukan Pemkab Jepara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kepada peternak di Jepara akan jauh lebih efektif.
Selain materi tentang pertanian dan peternakan, juga diisi dengan berbagai lomba, seperti lari estafet dengan membawa pakan ternak (manggul suket) antar kelompok tani ternak (KTT), lomba cocoklogi peternakan, dan lomba minum susu kambing.
Adapun juara lomba manggul suket estafet diraih oleh Kelompok Tani Sido Mukti 3 (Desa Tengguli), diikuti KT Sido Mulyo (Desa Pendem) dan KT Mekarsari 2 (Desa Bucu).
Sementara itu lomba cocoklogi peternakan dimenangkan oleh KTT Kontak (Desa Plajan), kemudian KT Margo Utomo (Desa Tulakan) dan KT Guyup Rukun (Desa Sumanding).
Untuk lomba minum susu kambing, juara pertama adalah KT Banjaragung 2 (Desa Banjaragung), disusul KT Tani Mulyo (Desa Kawak) dan KTT Sido Makmur (Desa Ujungwatu). (oka/gih)










