SEMARANG, Joglo Jateng – Suasana Dusun Tlatar, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tampak berbeda pada Minggu pagi, 3 Agustus 2025.
Sejak pukul 06.00 WIB, puluhan ibu-ibu berkumpul penuh semangat untuk mengikuti Pelatihan Pembuatan Deterjen Cair yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang.
Dengan dipandu langsung oleh mahasiswa KKN, para peserta tidak hanya diajak memahami teori, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan deterjen cair dari bahan-bahan sederhana dan terjangkau.
Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat dapat memproduksi deterjen sendiri di rumah sekaligus menghemat pengeluaran rumah tangga.
“Biasanya beli Rp15.000 cuma dapat 700 ml. Tapi ini, dari modal Rp70.000 bisa jadi 30 liter! Hemat banget,” ujar salah satu peserta dengan penuh antusias.
Pelatihan ini menghasilkan 30 liter deterjen cair yang kemudian dikemas menjadi 42 botol siap pakai. Seluruh hasil kemasan tersebut dibagikan gratis kepada para peserta yang hadir.
Menurut Farijil Humam, Koordinator Desa KKN UIN Walisongo sekaligus pemateri dalam kegiatan ini, pelatihan diharapkan tidak hanya berhenti sebagai keterampilan rumahan, tetapi juga bisa menjadi peluang usaha bagi warga.
“Kami ingin ilmu sederhana ini bisa membuka peluang ekonomi. Kalau deterjen ini dijual Rp5.000 per liter, warga bisa mendapat untung yang lumayan dari modal yang sangat kecil,” ujarnya.
Tak hanya mahasiswa, ibu-ibu pun menyambut positif kegiatan ini.










