Jepara  

Minimalisir Penyakit Masyarakat, Pemkab Jepara Berencana Adakan Pengajian di Pabrik

Bupati Jepara, Witiarso Utomo. (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana mengadakan program pengajian di sejumlah pabrik di Jepara. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat karakter keagamaan para pekerja sekaligus menekan dampak sosial yang muncul di kawasan industri.

Bupati Jepara Witiarso Utomo, menyampaikan, pihaknya sudah bertemu dengan perwakilan pabrik untuk membahas program tersebut. Menurutnya, masalah sosial seperti maraknya kos-kosan campur antara laki-laki dan perempuan, hingga kurangnya kesadaran menaati aturan kos, menjadi perhatian serius Pemkab Jepara.

“Kemarin kita sudah bertemu dengan pihak-pihak pabrik. Kita sampaikan dampak-dampak sosial yang ada di lingkungan sana, sehingga kami berharap dari PCNU dan Muhammadiyah bisa bersama membentuk karakter karyawan. Ilmu agamanya bertambah, efek sosial dan moralnya bisa kita perbaiki,” kata Witiarso saat ditemui, Jum’at (15/8).

Bupati mengatakan, salah satu tujuan diadakan pengajian pabrik ini agar ke depan kos-kosan bisa dipisahkan antara penghuni laki-laki dan perempuan. Dengan begitu, potensi terjadinya pelanggaran norma sosial dan timbulnya penyakit masyarakat bisa diminimalisir.

“Jadi kita ingin nanti ke depannya, kos-kosan untuk laki-laki dan perempuan sendiri, tidak tercampur,” ucapnya.