Jepara  

FKKG Jepara Dorong Penguatan Kebijakan Pengarusutamaan Gender

BERSAMA: Anggota FKKG bersama perwakilan DP3AP2KB dalam acara rapat koordinasi di Aula 1 DP3AP2KB Kabupaten Jepara pada Rabu (20/8). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

Mayadina juga mengingatkan bahwa FKKG yang telah berdiri sejak 2014 perlu terus hadir untuk mendorong perlindungan perempuan dan anak. Ia mencontohkan, kasus kekerasan seksual yang masih marak, di mana banyak di antaranya tidak pernah sampai ke ranah hukum dan justru berakhir dengan perdamaian di luar jalur yang semestinya.

“Perlu adanya sosialisasi yang gencar lagi ke desa-desa bagaimana sebetulnya menangani kasus-kasus kekerasan, bagaimana mendampingi korban untuk mendapatkan layanan sosial dan psikologis. Itu mestinya harus disampaikan dengan baik. Dan FKKG hadir untuk mendorong bagaimana perlindungan perempuan dan anak ini bisa betul-betul dijalankan dan terimplementasi di masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kabupaten Jepara, Hesti Prihandari, menyambut baik langkah revitalisasi FKKG. Ia menilai, FKKG selama ini telah memberikan banyak masukan dan kontribusi berharga dalam pelaksanaan PUG, sehingga Kabupaten Jepara berhasil meraih predikat ‘Utama’ dalam Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

“Hingga Kabupaten Jepara bisa meraih predikat utama dalam Anugerah Parahita Ekapraya, itu juga atas sumbangsaran dari FKKG,” ujarnya.

Hesti menambahkan, ke depan FKKG diharapkan terus memberikan dukungan agar capaian tersebut tidak hanya bisa dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan hingga meraih predikat ‘Mentor’ dalam penghargaan yang sama.

“Untuk ke depannya tetap memberikan dukungan kepada kami, hingga kami bisa mempertahankan predikat utama, syukur-syukur bisa meraih predikat mentor dalam Anugerah Parahita Ekapraya,” kata Hesti. (oka/gih)