Kudus  

Pegadaian Kudus Dukung UMKM Lewat Gadai Peduli

GADAI: Masyarakat melakukan gadai di Pegadaian cabang Kudus belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pegadaian Cabang Kudus menghadirkan program tahunan bertajuk Gadai Peduli. Yang memberikan keringanan bunga kepada nasabah baru maupun nasabah yang telah tidak aktif. Melalui program ini, nasabah dapat menikmati fasilitas bebas bunga selama dua bulan dengan maksimal pinjaman sebesar Rp2,5 juta.

Pimpinan Pegadaian Cabang Kudus, Naning Susanti menjelaskan, program ini merupakan bagian dari upaya Pegadaian untuk memperluas jangkauan layanan dan menarik lebih banyak nasabah. Khususnya dari kalangan usaha kecil.

“Program Gadai Peduli ini memberikan gratis bunga selama dua bulan. Jadi kalau jatuh temponya empat bulan, yang dua bulan pertama itu tidak membayar bunga,” terangnya.

Program ini hanya berlaku bagi nasabah baru dan nasabah inaktif. Yakni mereka yang sebelumnya pernah menjadi nasabah, namun sudah tidak lagi memiliki transaksi gadai aktif.

Pimpinan Pegadaian Cabang Kudus, Naning Susanti. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

“Misalnya pernah gadai, tapi sekarang sudah tidak punya pinjaman aktif, otomatis statusnya jadi inaktif. Nah, nasabah seperti itu bisa ikut program ini juga,” tambahnya.

Selain menawarkan keringanan bunga, program ini juga fleksibel dalam hal agunan. Nasabah dapat menggadaikan emas maupun barang elektronik untuk mendapatkan pinjaman.

“Misalnya untuk tambahan modal usaha kecil seperti jualan pentol atau cilok. Pinjam Rp500 ribu pun sudah bisa dan itu tanpa bunga selama dua bulan,” tuturnya.

Bunga gadai reguler biasanya dikenakan sebesar 1,2 persen per 15 hari untuk pinjaman di bawah Rp20 juta. Namun, program Gadai Peduli membebaskan nasabah dari kewajiban membayar bunga selama dua bulan pertama. Bila pinjaman dilunasi dalam waktu satu atau dua bulan, nasabah tidak dikenakan biaya bunga sama sekali.

“Kalau dilunasi satu bulan, tidak bayar bunga. Dua bulan juga sama. Tapi kalau tiga bulan, tetap gratis dua bulan, hanya bayar bunga untuk bulan ketiga,” jelasnya.

Program Gadai Peduli ini hadir setiap tahun diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Terutama pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha secara cepat dan ringan.

“Dulu pertama kali Gadai Peduli ini diluncurkan saat pandemi Covid-19. Sekarang jadi rutin tiap tahun untuk bantu masyarakat dan menambah nasabah,” pungkasnya. (uma/fat)