DEMAK, Joglo Jateng – Kondisi nasional yang diwarnai gelombang aksi demonstrasi terhadap DPR maupun kantor instansi pemerintah mendapat perhatian serius jajaran TNI di daerah. Komandan Kodim (Dandim) 0716/Demak, Letkol Arm Dony Romansah menyerukan kepada seluruh warga Kabupaten Demak untuk tetap menjaga ketenangan, serta mengutamakan keamanan dan ketertiban bersama.
”Syukur Alhamdulillah, hingga saat ini wilayah Demak masih aman dan terkendali. Situasi yang kondusif ini harus kita rawat, jangan sampai terganggu,” ungkapnya, Rabu (3/9/25).
Menurut Dandim, tanggung jawab menjaga stabilitas daerah bukan hanya berada di pundak aparat keamanan. Melainkan juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci agar potensi gesekan sosial tidak berkembang menjadi persoalan serius.
Ia menegaskan, masyarakat harus lebih bijak dalam menyikapi beragam informasi yang beredar. Apalagi di tengah maraknya kabar bohong di media sosial yang berpotensi memicu keresahan dan perpecahan.
”Jangan sampai kita terprovokasi oleh isu menyesatkan. Mari kita saring sebelum menyebarkan, dan tetap mengutamakan persatuan,” tegasnya.
Dony mengingatkan, aksi anarkis hanya akan merugikan masyarakat sendiri. Pasalnya, fasilitas umum yang ada dibangun dengan uang rakyat dan diperuntukkan bagi kepentingan bersama. Merusaknya berarti menghambat kemajuan daerah.
”Semua yang ada di Demak ini milik rakyat. Maka sudah seharusnya kita jaga, bukan kita hancurkan,” lanjutnya.
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan semangat gotong royong dan menjaga nilai persaudaraan. Bagi Dandim, karakter masyarakat Demak yang dikenal religius, santun, dan cinta damai harus menjadi modal dalam menciptakan lingkungan yang produktif dan nyaman.
”Tunjukkan bahwa masyarakat Demak adalah warga yang berbudaya dan menjunjung tinggi persatuan. Dengan begitu, pembangunan bisa berjalan lancar,” tambahnya. (adm/fat)










