Kendal  

Digedor Ratusan Warga, Kades Tunggulsari Didesak Lengser Gara-gara Ijin Tambang Galian C

Ratusan warga saat menggeruduk rumah Kades Tunggulsari.(Istimewa)

KENDAL, Joglo Jateng – Ratusan warga Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dengan pusat perhatian tertuju pada rumah Kepala Desa, Kamis malam (18/9).

Aksi ini dipicu oleh terbitnya izin usaha pertambangan (IUP) galian C yang diduga lahir dari rekomendasi pejabat desa, meski sebelumnya warga sudah bulat menolak.

Aksi dimulai pukul 19.30 WIB dengan deklarasi “Tegas Menolak Galian C” di depan SDN 1 Tunggulsari.

Massa kemudian bergerak dengan berjalan kaki sejauh dua kilometer menuju rumah Ketua BPD, sebelum akhirnya melanjutkan langkah ke rumah Kepala Desa.

Sesampainya di kediaman Kepala Desa, warga tak mendapati sang kades.

Hanya istrinya yang keluar menemui massa tanpa banyak bicara.

Kehadiran warga dalam jumlah besar membuat suasana rumah Kepala Desa mencekam.

Massa mendesak pertanggungjawaban langsung dari sang Kepala Desa atas tandatangannya dalam surat rekomendasi susulan yang disebut meloloskan izin tambang.

Tak berhenti di situ, warga juga meneriakkan tuntutan agar Kepala Desa segera lengser dari jabatannya.

“Kami warga Tunggulsari menolak keras tambang galian C. Kepala Desa harus bertanggung jawab dan mundur,” seru Koordinator Aliansi Peduli Lingkungan Desa Tunggulsari di hadapan ratusan massa.

Setelah rumah Kepala Desa, massa masih sempat bergerak ke rumah Ketua Karang Taruna, meski yang bersangkutan juga tidak berada di tempat.

Sebagai kelanjutan aksi, warga telah menjadwalkan demonstrasi besar-besaran pada Jumat pagi (19/9) dengan tiga tuntutan utama:

1. Hentikan aktivitas galian C di Desa Tunggulsari

2. Usut tuntas proses keluarnya izin tambang

3. Lengserkan Kepala Desa Tungg

ulsari

 

 

(ags)