BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara berkomitmen meningkatkan kualitas layanan Keluarga Berencana (KB), khususnya dalam penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Salah satunya melalui Rapat Pembelajaran Kegagalan dan Komplikasi dalam Pembinaan MKJP bersama perwakilan Rumah Sakit, Kepala Puskesmas, Penyuluh KB, Klinik Bersalin, serta Praktik Mandiri Bidan (PMB) dari seluruh wilayah Banjarnegara.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarnegara dr. Latifa Hesti Purwaningtyas, melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, dr. Sulistyowati menekankan, pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan layanan KB yang aman, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Dengan adanya pembelajaran bersama, para tenaga kesehatan diharapkan dapat semakin profesional, responsif, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih aman dan bermutu bagi masyarakat. Forum ini menjadi ruang evaluasi, sekaligus sarana berbagi pengalaman antar tenaga kesehatan di lapangan,” ujarnya, belum lama ini.
Salah satu narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dispermades PPKB), Asrinah selaku Kepala Bidang Keluarga Berencana memaparkan, kasus-kasus kegagalan pelayanan KB MKJP yang selama ini ditemui di lapangan. Ia menegaskan, pentingnya penerapan standar pelayanan, ketelitian dalam prosedur medis, serta komunikasi yang efektif dengan akseptor KB.
Sementara itu, dr. Susanto Rahmaf Nugroho, membawakan materi terkait Pembelajaran Kegagalan dan Komplikasi Penggunaan MKJP. “Ada berbagai faktor penyebab komplikasi, mulai dari kondisi kesehatan akseptor hingga kesalahan teknis dalam prosedur pemasangan maupun tindak lanjut pasca pelayanan,” terangnya.
Ia juga memberikan rekomendasi penanganan dan langkah pencegahan agar kasus serupa dapat ditekan. Hasil dari rapat ini diharapkan mampu memperkuat program Keluarga Berencana, serta mendukung visi Banjarnegara dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan menekan angka kegagalan pelayanan KB. (abd/sam)










