Kudus  

Panen Raya Jagung dan Beras Murah di Kudus, Jaga Stabilisasi Harga Pangan

PANEN: Pemkab Kudus panen raya jagung di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Sabtu (27/9). (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak kuartal III tahun ini, Sabtu (27/9). Kegiatan yang digagas oleh Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, ini bertujuan mendukung program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Kudus.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas partisipasi petani serta dukungan dari berbagai pihak. Pada kesempatan itu, ada 11 hektare lahan yang dipanen.

“Secara keseluruhan petani di Kudus sudah menanam jagung di 150 hektare lahan. Selain padi, jagung dan tebu menjadi fokus utama swasembada pangan kita,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, dukungan dari Polri dan Bulog sangat membantu kelancaran kegiatan. Gerakan dari Kapolres dan jajaran Polri di Kudus bersama swasta pangan, baik beras, jagung, dan tebu sudah melakukan penanaman. Diharapakn kegiatan ini membuat Kabupaten Kudus semakin mandiri pangan.

Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Kapolres Kudus juga menginisiasi gerakan pangan murah. Dengan mendistribusikan beras SPHP (Satuan Harga Pembelian) kepada masyarakat.

“Harga beras Rp55 ribu. Saya dan Pak Kapolres menghapus Rp5 ribu itu. Jadi masyarakat hanya membayar Rp50 ribu untuk 5 kilogram beras,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menjelaskan, kendala cuaca tidak menyurutkan upaya pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan. Meski mengalami kemarau basah dengan curah hujan lebih tinggi dari biasanya, pihaknya tetap berupaya maksimal bersama seluruh Forkopimda untuk menjaga kestabilan pangan di Kudus.

“Pemerintah memberikan dukungan berupa peningkatan fasilitas dan pupuk hayati bagi para petani jagung. Kami harap ini menjadi motivasi bagi petani untuk terus menanam jagung,” tambah.

Ia menjelaskan alasan fokus pada jagung. Jagung merupakan program pemerintah dan bahan baku penting untuk pakan ternak.

“Diharapkan harga produk ternak seperti ayam, telur, dan daging bisa lebih terjangkau bagi masyarakat,” jelasnya. (uma/fat)