Jepara  

Anggota DPRD Jepara Soroti Perpusda Tutup Saat Hari Minggu

Anggota DPRD Jepara Komisi A, Padmono Wisnugroho. (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Rencana pemangkasan anggaran yang berimbas pada penutupan layanan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Jepara, setiap hari Minggu mendapat kritik dari DPRD.

Anggota DPRD Jepara Komisi A, Padmono Wisnugroho, menilai wacana tersebut justru bertolak belakang dengan kebutuhan masyarakat, terutama anak muda yang membutuhkan ruang belajar di luar jam sekolah.

Padmono menyebut, kebijakan itu tidak sejalan dengan upaya penguatan literasi di tengah maraknya informasi tidak terverifikasi di media sosial.

“Anak-anak muda sekarang butuh ruang alternatif untuk mendapatkan informasi yang benar. Buku dan literatur sudah melalui proses verifikasi, berbeda dengan mayoritas konten di media sosial,” terangnya pada Joglo Jateng, Minggu (30/11/2025).

Menurut Padmono, hari Minggu justru menjadi waktu paling memungkinkan bagi keluarga untuk mengakses perpustakaan. Hari libur membuat siswa memiliki waktu lebih banyak, sementara orang tua dapat mendampingi anak-anak mereka.

“Justru di hari Minggu, masyarakat punya kelonggaran waktu. Itu kesempatan baik bagi orang tua mengajak anaknya ke perpustakaan,” sebutnya.

Padmono meminta, pemerintah daerah meninjau ulang rencana efisiensi tersebut. Ia menegaskan agar anggaran perpustakaan dipulihkan sehingga layanan Perpusda tetap berjalan setiap hari.

“Anggaran perlu dipulihkan agar perpustakaan bisa beroperasi penuh,” tegasnya.

Selain itu, Padmono mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Literasi sebagai dasar hukum yang lebih kuat agar komitmen pengembangan literasi tidak mudah tergerus kebijakan efisiensi.

Dengan adanya regulasi khusus, ia berharap perpustakaan dapat terus diperkuat sebagai ruang edukasi publik yang menjawab tantangan arus informasi di era digital.

“Iya, kami juga mendorong agar ada kebijakan atau Perda terkait literasi di Jepara,” pungkasnya.

Diketahui, dalam unggahan akun sosial media milik @perpusdajepara, di informasikan bahwa per 23 November 2025, layanan perpustakaan Jepara pada hari Minggu ditutup.

Banyak warganet mengomentari perihal kenapa hari Minggu, hari libur bersama, justru malah ditutup. Sehingga, pekerja yang merasa hanya memiliki waktu di hari Minggu tidak memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Perpusda Jepara. (oka/gih)