Kendal  

Jargas Dibangun, Gas Melon Diprediksi tak Laku Lagi di Weleri

Sosialisasi pemasangan jargas di aula Kecamatan Weleri. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Pembangunan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga mulai dikerjakan di Kecamatan Weleri dan membuat penggunaan gas melon diprediksi menurun di 15 desa yang menjadi sasaran program tersebut. Proyek ini merupakan program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

Kepala Baperlitbang Kendal, Izzuddin Latif menyampaikan bahwa pembangunan jargas menjadi langkah penting untuk memperluas akses energi yang lebih efisien bagi masyarakat.

“Dengan adanya jaringan gas ini, masyarakat akan mendapatkan alternatif energi yang lebih modern dan aman,” kata Izzuddin, Selasa (2/12/25).

Ia menjelaskan bahwa sebelum pembangunan dimulai, pemerintah telah melakukan survei lokasi dan minat masyarakat. Dari hasil pendataan, Kecamatan Weleri ditetapkan sebagai wilayah pertama yang menerima pemasangan jargas. “Jumlah yang terdata untuk jaringan gas rumah tangga di 15 desa mencapai 12.086 calon pengguna. Semoga pemasangan bisa cepat selesai,” jelasnya.

Camat Weleri, Dwi Cahyono Suryo menjelaskan bahwa seluruh desa yang masuk pendataan kini telah dijadwalkan untuk pemasangan jargas di 15 desa. Yaitu Penyangkringan, Sambongsari, Bumiayu, Sumberagung. Kemudian, Penaruban, Tratemulyo, Montongsari, Pucuksari, Karanganom, Manggungsari, Nawangsari, Karangdowo, Ngasinan, dan Payung.