KENDAL, Joglo Jateng – Ketua Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Kendal, Mashuri meminta Pemkab Kendal untuk memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan atlet catur sejak usia dini. Ia menilai, salah satu langkah strategis yang perlu ditempuh adalah memasukkan olahraga catur ke dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP.
Menurutnya, pembinaan berjenjang dari bangku sekolah menjadi kunci lahirnya pecatur-pecatur muda yang kompetitif. “Ini penting untuk pembinaan pecatur Kendal. Kalau ingin naik kelas, pembinaannya harus dimulai dari SD sampai SMP,” ujarnya, Selasa (2/12/25).
Mashuri tidak menampik bahwa prestasi catur Kendal masih tertinggal dibanding daerah lain yang telah melakukan pembinaan secara intensif. “Di Semarang, Solo, pembinaannya sudah matang. Kita masih jauh tertinggal. Karena itu kami berharap catur bisa masuk kurikulum ekstrakurikuler,” tuturnya.
Ia menegaskan, upaya ini juga menjadi investasi jangka panjang untuk mempersiapkan atlet menjelang ajang Porprov mendatang.
“Ini bagian dari strategi menuju Porprov berikutnya. Harapannya, atlet muda Kendal bisa terus tumbuh dan siap bersaing,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyambut positif usulan tersebut. Ia memastikan aspirasi Percasi telah diterima dan akan ditindaklanjuti melalui pembahasan internal bersama dinas terkait. Ditegaskannya, Pemkab Kendal berkomitmen mendukung penuh upaya peningkatan prestasi atlet daerah.
“Pembinaan seperti ini bagian dari dukungan pemerintah. Kami akan terus mendorong atlet-atlet Kendal agar bisa berprestasi lebih tinggi lagi,” tandasnya. (ags/adf)










