Kudus  

Stunting Turun, Kudus Raih Apresiasi Rp6 Miliar dari Kemenkes

APRESIASI: Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton menerima penghargaan dari kemenkes pada hari kesehatan nasional beberapa waktu lalu. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Upaya preventif dan promotif kesehatan yang digencarkan melalui aplikasi Kudus Sehat selama satu tahun terakhir mulai menunjukkan hasil signifikan. Pemerintah Kabupaten Kudus berhasil menekan angka stunting Pada 2024 lalu.

Angka stunting di Kudus berhasil ditekan 4,4 persen, dari sebelumnya 17,6 persen menjadi 13,2 persen. Artinya ebih rendah dari standar nasional sebesar 14 persen.

Atas capaian tersebut, Pemerintah Pusat memberikan apresiasi dana fiskal kepada Kabupaten Kudus sebesar Rp6 miliar yang diserahkan langsung kepada Wakil Bupati Kudus di Kementerian Kesehatan baru-baru ini.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyampaikan, penghargaan nasional ini menjadi bukti keseriusan Kudus dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Yakni melalui digitalisasi dan penguatan layanan dasar.

Melalui aplikasi Kudus Sehat, data balita, status gizi, kehadiran posyandu, rujukan kesehatan, hingga pemantauan ibu hamil dapat diakses secara lebih cepat oleh tenaga kesehatan dan pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa upaya promotif dan preventif ke depannya benar-benar dimaksimalkan, tanpa mengurangi pelayanan kuratif maupun rehabilitatif,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kudus, Nuryanto menegaskan, pencapaian tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh jajaran kesehatan. Kader posyandu, serta dukungan besar Pemkab Kudus.

“Upaya-upaya preventif dan promotif kita maksimalkan tanpa mengurangi kegiatan kuratif dan rehabilitatif. Dan alhamdulillah, tahun ini capaian-capaian kita luar biasa,” ujarnya.

Dana fiskal yang diterima Kabupaten Kudus ini merupakan bentuk penghargaan dari Pemerintah Pusat atas keberhasilan daerah dalam menurunkan stunting secara signifikan. “Anggaran itu sebagai apresiasi dari pemerintah pusat atas program penurunan angka stunting di Kabupaten Kudus,” jelasnya.