KUDUS, Joglo Jateng – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang digelar Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) di Gedung DPRD Kudus, Minggu (7/12), menjadi momen penting. Selain diwarnai pesan persatuan, acara ini juga menjadi panggung desakan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kota Kretek.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, hadir secara virtual memberikan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada ratusan penyandang disabilitas.
Kebhinekaan sebagai Kekuatan
Lestari Moerdijat atau akrab disapa Rerie menegaskan bahwa kebhinekaan bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan sosial yang harus dijaga, terutama di tengah tekanan global dan potensi konflik internal.
“Kita hidup di negara dengan ribuan pulau dan ratusan suku. Keberagaman ini adalah modal sosial yang harus dirawat, bukan sumber perpecahan,” tegas Rerie.
Ia mengingatkan bahwa krisis multidimensi bangsa bisa diperparah jika intoleransi dibiarkan. Oleh karena itu, ia mengajak komunitas disabilitas untuk terus berperan menjaga karakter kebangsaan melalui Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
FKDK Tagih Aturan Teknis
Sementara itu, Ketua FKDK, Rismawan Yulianto, mengapresiasi pesan inklusivitas yang disampaikan Rerie. Menurutnya, penyandang disabilitas memiliki cita-cita yang sama dengan warga negara lain, yakni hidup setara dan berdaya.
Namun, Rismawan memanfaatkan momen ini untuk menagih komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terkait implementasi kebijakan. Ia menyoroti belum terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) sebagai aturan teknis dari Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas Nomor 10 Tahun 2021.
“Perda sudah empat tahun disahkan, tetapi Perbup-nya belum ada kepastian. Tanpa Perbup, hak-hak penyandang disabilitas belum punya payung pelaksanaan yang kuat,” ujarnya.
Rismawan berharap peringatan HDI tahun ini menjadi “alarm” bagi pemerintah daerah untuk segera menuntaskan regulasi tersebut. Kehadiran Perbup dinilai krusial agar program pendampingan, aksesibilitas, hingga pemberdayaan disabilitas dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. (adm/fat)










